• Mirisnya Bila Mendengar Kata Korupsi di Indonesia

    Miris jika mendengar kata korupsi di Indonesia.Begitu banyak terjadi kasus korupsi di negara ini dengan berbagai macam konflik yang muncul menimbulkan banyak masalah dan banyak kerugian yang diterima oleh negara

  • DAMPAK DARI WARNA UANG RUPIAH BARU

    Kemiripan warna pada uang rupiah baru mengakibatkan sebagian orang mengalami kesalahpahaman.

  • Bank Indonesia (BI)

    BI adalah bank sentral Republik Indonesia.Sebagai bank sentral, BI mempunyai satu tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah

  • ISU-ISU UANG RUPIAH BARU

    Adanya uang rupiah baru yang dikeluarkan oleh pemerintah ternyata menguak kemunculan isu-isu dikalangan masyarakat.

  • KORUPSI MERAJALELA DI INDONESIA

    Di tahun 2017 dalam kurun 6 bulan,(1 Januari-30 Juni) tercatat ada 226 kasus korupsi, dengan jumlah tersangka 587 orang,yang merugikan negara sebesar Rp 1,83 triliun dan nilai suap Rp 118,1 miliar.

Tampilkan postingan dengan label Bank Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bank Indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Maret 2018

PERANAN PENTING BANK INDONESIA BAGI NUSANTARA

Bank sentral ialah bank yang memegang simpanan bank lain dan menggunakannya untuk sattlement pembayaran dengan bank lain. Di Indonesia bank sentral biasa disebut dengan bank Indonesia. Adanya bank Indonesia sangat berpengaruh bagi seluruh kegiatan transaksi di Indonesia.
Mencetak uang ialah salah satu tugas dari bank Indonesia. Bukan hanya itu bank Indonesia juga berhak menyerap kembali uang yang kualitasnya sudah menurun serta memusnahkannya. Tidak hanya sebatas mencetak dan memusnahkan uang, bank Indonesia juga mempunyai beberapa tugas lain. Diantara tugas-tugas yang ada bank Indonesia bertiga suntuk kebijakan moneter, sistem pembayaran, dan makro prudential.
Kebijakan Moneter, maksud dari tugas tersebut ialah keikutsertaan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter. Sistem pembayaran ialah penentuan sistem pembayaran secara tunai atau non-tunai. Makro prudential yaitu suatu proses pengawasan lembaga keuangan secara keseluruhan.
Bank Indonesia juga membantu penyelesaian masalah diantara bank-bank. Misalnya lender of the last resort, maksudnya adalah meminjamkan uang ke suatu bank yang telah dipinjam dari bank lain. Apabila bank yang dipinjami tidak mampu membayar pinjamannya, maka bank Indonesia akan memberikan solusinya.
Terjadinya inflasi juga Diatasi oleh BI. Inflasi yang ada diatasi dengan cara memberi rekomendasi kepada kepala daerah. Hal tersebut ditujukan untuk menjaga kestabilan harga yang ada. Stabilitas ini akan membantu menyejahterakan masyarakat.
Penulis : Widiya Prestiyaningrum
Share:

Pengembangan UMKM Dengan adanya Bank Indonesia

Usaha Mikro,Kecil,dan Menengah atau biasa disebut UMKM. Usaha ini biasanya ada di desa-desa yang masyarakatnya memiliki ketrampilan dalam pengembangan usaha. Ketrampilan tersebut akan sangat mendukung ekonomi yang ada di masyarakat desa tersebut.
Bank Indonesia juga melaksanakan program pengembangan UMKM di beberapa daerah. Caranya adalah dengan memberikan bantuan berupa barang yang mendukung proses pengembangan usaha di desanya.
Usaha yang dikembangkan akan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di desa-desa. Ketrampilan yang diterapkan oleh masyarakat juga sangat mumpuni dalam proses pengembangan UMKM ini. Hal ini tentu sangat berguna untuk kesejahteraan masyarakat, baik masyarakat kecil ataupun menengah.
Proses pengembangan UMKM yang dilakukan BI sangat beraneka macam. Ada bantuan yang ditujukan untuk peternakan, pertanian, perdagangan, dan masih banyak lagi. Bantuan yang diberikan juga ada beraneka macam.
Dalam peternakan, BI akan memberi bantuan misalnya berupa pakan ternak atau penyediaan tempat untuk berternak. Bukan hanya peternakan,dalam proses pengembangan UMKM ini BI juga mentargetkan bidang pertanian, perdagangan, dan masih banyak lagi. Namun, dalam pemberian bantuan BI juga menyesuaikan bahan yang akan diberikan.
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan BI akan sangat menguntungkan masyarakat luas. Dengan adanya pengembangan UMKM yang diselenggarakan maka kreatifitas masyarakat tidak akan sia-sia. Masyarakat akan memanfaatkan kemampuannya untuk memperbaiki taraf hidupnya.
Share:

Serba-Serbi Sosok Dibalik BI

Profil dari Bank Indonesia banyak sekali dijumpai dan midah dicari di internet. Sayangnya, informadi dari bank Indonesia sering diabaikan. Masyarakat hanya sekedar tahu mengenai keberadaan Bank Indonesiadan fungsi Bank Indonesia. Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa fungsi dari Bank Indonesia hanya mencetak atau mengeluarkan uang.


Bukan hanya mencetak uang, fungsi Bank Indonesia lebih dari mencetak uang. Beberapa informasi tentang BI yang belum diketahui masyarakat ada banyak sekali. Antara lain, profil BI ialah Jenis, Nama terdahulu, Kantor Pusat, Tokoh Penting dan juga pemilik BI dari berbagai informasi tersebut jarang sekali diketahui oleh masyarakat indonesia tentunya.

Jenis dari Bank Indonesia ialah Bank Sentral ada selain menjaga kestabilan nilai rupiah ada juga tujuan lainnya. Beberapa tujuan yang ada pada Bank Sentral ialah menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan mengawasi Bank. Bank Sentral mempunyai wewenang untuk mengawasi setiap kegiatqn bank - bank yang ada di Indonesia.

Dulu saat masa Hindia-Belanda menduduki Indonesia, Indonesia mempunyai nama De Javasche Bank. Nama tersebut digunakan untuk sebutan Bank Sentral Indonesia di masa itu. Kantor pusat Bank Indonesia berada di Jakarta pusat. Tetapi, di Indonesia ada banyak sekali cabang Bank Indonesia cabang-cabang BI terletak di seluruh daerah layanan BI yaitu Indonesia.

Tokoh penting yang ada pada BI diantaranya adalah Agus Martowardojo sebagai Gubernut BI dan Mirza Adityaswara sebagai Reputi Gubernur, kedua tokoh tersebut merupakan tokoh penting yang ada di Bank Indonesia. Tanda tangan dari gubernur BI yaitu Agus Martowardojo selaku tercantum pada uang yang dikeluarkan oleh BI, tetapi hanya uang kertas saja.


Dengan adanya BI ini tentunya lebih bermanfaat lagi bagi masyarakat dan pemerintah Indonesia. Peran Bank Indonesia mendukung seluruh kegiatab transaksi didalam maupun luar negeri. Dengan fungsi BI untuk mengatur dan menjaga kelancaran sistem devisa, tentu akan membantu pemerintah dalam keperluan dana demi menyejahterakan masyarakat. Bukan hanya itu, kinerja dari Bank Indonesia yang ada di Indonesia akan lebih terjamin dengan adanya pengawasan.
Share:

PROSES BANK INDONESIA MELAKUKAN PENDISTRIBUSIAN UANG


       Demi mengoptimalkan pelayanan distribusi uang layak edar hingga pelosok desa dan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kedaulatan negara dalam sistem pembayaran, Bank Indonesia (BI) harus menempuh perjalanan dengan medan- medan yang sulit.
       Daerah yang di sasar oleh Bank Indonesia (BI) adalah daerah perbatasan perbatasan khususnya di Pos Lintas Batas Negara melalui proyek percontohan di tujuh provinsi di antaranya Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara dan Papua.

      Di Pos Lintas Batas Negara itu, BI bersama perbankan nasional mendirikan anjungan tunai mandiri (ATM) Merah Putih dan penukaran uang di antaranya di Entikong, Aruk, dan Badau di Kalimantan Barat, di Skouw Papua dan Mota’ain di Nusa Tenggara Timur (NTT). Semua itu dilakukan agar Masyarakat di daerah perbatasan mengenal dan merasakan uang Rupiah termasuk uang yang layak edar dan uang baru sehingga mata uang Indonesia berdaulat
     Demi menjaga keamanan saat pendistribusian BI menggandeng aparat TNI/Polri dan Kementerian Koordinator Pembangunan  Manusia dan instansi terkait lainnya untuk menjangkau seluruh wilayah di Tanah Air khususnya daerah terpencil, terdepan dan terluar,dan untuk mengoptimalkan pendistribusian BI mendirikan progam khas titipan di wilayah NKRI, BI juga bersinergi dengan pihak lain salah satunya dengan bank nasional yang telah diajak bekerja sama mendirikan kas titipan.Saat ini total kas titpan yang telah didirikan mencapai 102 unit sejak tahun 2015 sampai 2017 dan 10 kas titipan menunggu proses pembukaan dan 2 unit kas titipan lainnya masih dalam proses persetujuan.
Share:

Kamis, 08 Maret 2018

PERANAN PENUH BANK INDONESIA BAGI NUSANTARA

        Bank Indonesia (BI) adalah bank sentral yang ada di Indonesia. Bank Indonesia mempunyai nama lain yaitu De Javasche bank yang digunakan pada masa Hindia Belanda ketika menduduki Indonesia.Kantor Pusat Bank Indonesia berada di jl.MH Thamrin no.02,Menteng, Jakarta Pusat,jk 10310. Namun Bank Indonesia mempunyai cabang di seluruh wilayah Indonesia, sehingga memudahkan aktivitas BI di Indonesia.
       Bank sentral Indonesia mempunyai satu tujuan tunggal. Tujuan tunggal yang ada pada BI,yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.Kestabilan uang rupiah mengandung dua aspek yang berbeda. Dua aspek yang terkandung dalam kestabilan uang rupiah adalah kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa,serta kestabilan terhadap mata uang negara lain.
      Profil dari Bank Indonesia banyak sekali dijumpai dan midah dicari di internet. Sayangnya, informadi dari bank Indonesia sering diabaikan. Masyarakat hanya sekedar tahu mengenai keberadaan Bank Indonesiadan fungsi Bank Indonesia. Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa fungsi dari Bank Indonesia hanya mencetak atau mengeluarkan uang.
     Bukan hanya mencetak uang, fungsi Bank Indonesia lebih dari mencetak uang. Beberapa informasi tentang BI yang belum diketahui masyarakat ada banyak sekali. Antara lain, profil BI ialah Jenis, Nama terdahulu, Kantor Pusat, Tokoh Penting dan juga pemilik BI dari berbagai informasi tersebut jarang sekali diketahui oleh masyarakat indonesia tentunya.
      Jenis dari Bank Indonesia ialah Bank Sentral ada selain menjaga kestabilan nilai rupiah ada juga tujuan lainnya. Beberapa tujuan yang ada pada Bank Sentral ialah menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan mengawasi Bank. Bank Sentral mempunyai wewenang untuk mengawasi setiap kegiatqn bank - bank yang ada di Indonesia.
      Dulu saat masa Hindia-Belanda menduduki Indonesia, Indonesia mempunyai nama De Javasche Bank. Nama tersebut digunakan untuk sebutan Bank Sentral Indonesia di masa itu. Kantor pusat Bank Indonesia berada di Jakarta pusat. Tetapi, di Indonesia ada banyak sekali cabang Bank Indonesia cabang-cabang BI terletak di seluruh daerah layanan BI yaitu Indonesia.
       Tokoh penting yang ada pada BI diantaranya adalah Agus Martowardojo sebagai Gubernut BI dan Mirza Adityaswara sebagai Reputi Gubernur, kedua tokoh tersebut merupakan tokoh penting yang ada di Bank Indonesia. Tanda tangan dari gubernur BI yaitu Agus Martowardojo selaku tercantum pada uang yang dikeluarkan oleh BI, tetapi hanya uang kertas saja.
       Dengan adanya BI ini tentunya lebih bermanfaat lagi bagi masyarakat dan pemerintah Indonesia. Peran Bank Indonesia mendukung seluruh kegiatab transaksi didalam maupun luar negeri. Dengan fungsi BI untuk mengatur dan menjaga kelancaran sistem devisa, tentu akan membantu pemerintah dalam keperluan dana demi menyejahterakan masyarakat. Bukan hanya itu, kinerja dari Bank Indonesia yang ada di Indonesia akan lebih terjamin dengan adanya pengawasan.


penulis : Widiya P 
Share:

Warta Smeksapur